Arsip Kategori: Keluarga

(Kembali) Memakmurkan Mall

Berasa sudah sah jadi ayah metropolitan yang sesungguhnya itu kalau : Hampir 1,5 jam ‘numpang’ gendong Aqlan yang lagi tidur siang di Dunkin Donuts, dengan biaya Rp29.500, diiringi pergantian pengunjung dan pegawai Dunkin yang pasti mikir, “kapan selesainya ni orang … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Itulah Indonesia, Keluarga | Meninggalkan komentar

Semua akan Indah pada Waktunya

Awalnya, saya termasuk orang yang sangat peduli dengan pengenalan dini terhadap pengembangan anak-anak, entah itu games, lagu, pendidikan. Saya inget dulu ketika adik saya berusia 3,5 tahun lantas saya paksa-paksa sekolah TK, jauh lebih dini dibandingkan temen-temen di lingkungannya. Alasannya: … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Keluarga, Pribadi | 1 Komentar

Penanganan Keterlambatan Bicara: Koleksi kearifan lokal (?)

On ‘Kearifan Lokal’ thing Bagi saya, frase ‘kearifan lokal’ merupakan salah satu frase yang highly-over-rated digunakan di media massa belakangan ini, selain tentunya gedung baru DPR, dan the-one-and-only-our-beloved-dear Nurdin Halid. Dari mulai masalah perubahan iklim, menumbuhkan social enterpreneurship, desain rumah … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Itulah Indonesia, Keluarga | Meninggalkan komentar

Kenapa dan Kapan Harus Punya Mobil?

Meski tak semengganggu pertanyaan, “kapan Athifa punya adek?,” pertanyaan: “kapan mau beli mobil?” juga kerap ‘menghantui’ kehidupan saya. Nah, karena saya kebingungan dengan filosofi mendasarnya, “kenapa saya musti beli mobil?”, dan “kapan saya dianggap sanggup beli mobil?” akhirnya postingan ini … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Keluarga, Pribadi | 3 Komentar

Kapan Athifa Punya Adek?

Disclaimer: Postingan ini termasuk dalam kategori the-oh-I-(don’t)-think-the-whole-universe-should-know type. Kalo menurut iklan KB Andalan, the inevitable questions dalam hidup ini adalah: ketika masih pacaran ditanya “Kapan nikahnya?”… saat sudah menikah ditanya “Kapan mau punya anak?”… dan waktu sudah punya anak ditanya … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Keluarga, Pribadi | 1 Komentar

Mall sebagai Pusat Kebudayaan (?)

“Once again, we come to the Holiday Season, a deeply religious time that each of us observes, in his own way, by going to the mall of his choice.” — Dave Barry Seperti halnya Dave Barry bilang di quotation di … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Inspired By, Itulah Indonesia, Keluarga | 1 Komentar

There’s No Such Thing as a Superior Parenting System

Selama ‘mengikuti’ perkembangan Athifa, baik itu secara motorik kasar maupun halus, saya tidak pernah punya dan menetapkan target apa pun. Istilah jadulnya mungkin, mengikuti gimana air (Athifa) mengalir saja (tumbuh dan berkembang), minim intervensi. Dari mulai masanya belajar jalan, sampe … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Blogwalking, Keluarga | 1 Komentar