Beliau MENULIS nja dengan Edjaan Lama

Awalnya saya terheran-heran ketika baca artikel DetikNews yang ini, di situ dibilangin kalo Megawati ngirimin pesen SMS ke kader PDIP di daerah, kayak gini isinya (bold dan italic oleh saya):

Assalamualaikum
Warahmatullahi Wabarakatuh
Salam Damai Sejahtera Bagi Kita Semua
Om Swastiastu

Merdeka!

Semua kekalahan suatu organisasi karena SDMnja TIDAK mengorganisir dirinja denganbaik.

Baik itu artinja SOLID tidak mudah dipecah, tahu TUGAS nja, GOTONG ROYONG terachir taat KOMANDO atau Aturan.

Partai juga dapat menggerakkan massa rakyat dengan baik bukan RUSUH.
Mari Kita Terus Menerus Tingkatkan Pemberdayaan Di Partai Dalam Segala Lini.

Tetap Tenang, Waspada dan Siap Sedia Dalam Segala Kemungkinan.

Sampaikan salam saya pada keluarga,

Megawati Soekarnoputri

Keheranan saya tentunya karena: Megawati MASIH nulis sms pake ejaan lama, sebelum EYD!

Awalnya saya pikir detik.com salah kutip. Maksud saya, masa iya sih di tahun 2011, 29 tahun setelah EYD ditetapkan, masih ada yang pake ejaan lama. Kasijanto (ejaan lama detected!) Sasatrodinomo di artikel Kompas, 4 Juni 2010, Balada Ejaan Lama, bahkan memprediksi bahwa ejaan lama bakal semakin gak dikenalin sama generasi yang baru a.k.a alay, dan mungkin hanya terlihat sisa-sisa peninggalannya di nama orang, yang besar kemungkinan sudah tua atau bahkan sudah meninggal. And, well, now I am looking at Soemitro Djojohadikusumo, the builiding name of my own office, which often painfully mis-spelled.

Setelah saya ubek2 sama Mbah Google, cuma ada satu artikel di Kaskus yang bahas sms-nya Mbak Mega inih, tempatnya di sini. Itu pun gak ada yang komeng ataupun nyundul, yang bikin saya agak kurang yakin dengan kevalidannya.

Apparently, you’re plainfully wrong, Kasijanto (baca: Kasiyanto) Sasatrodinomo…

Majalah Tempo edisi 28 February, yang cover letternya emang bahas soal pemanggilan Megawati oleh KPK, mengkonfirmasi soal penggunaan ejaan lama oleh Mbak Mega inih, khususnya di artikel yang ini!

Saya gak paham apa yang terjadi di belakang layar sehingga Mbak Mega masih menggunakan ejaan lama, beberapa analisis dan usulan saya atas kasus ini adalah:

1. Nostalgia Boleh Dong..

Mengingat EYD mulai diterapkan tahun 16 Agustus 1972, dan mengingat pula Mbak Mega ini lahir tanggal 23 Januari 1947, patut dimaklumi bahwa memang ada 9.252 hari di kehidupan Mbak Mega dengan penggunaan ejaan non-EYD. Bahkan, Mbak Mega semasa hidupnya memang mengalami masa dengan 3 (tiga) ejaan, dari mulai Ejaan van Ophuijsen (1901 – 19 Maret 1947, walaupun saya gak yakin Mbak Mega umur dua bulan udah ngerti huruf, secara faktual beliau memang mengalami periode ejaan ini), Ejaan Soewandi (19 Maret 1947 – 16 Agustus 1972), dan EYD. Wajar dong kalo beliau pengen nostalgia?

And, hey, don’t forget that this EYD thing were created during Soeharto era? Let’s abandon what has been created during his era, right? Maybe that’s another thought by Mbak Mega, who knows?

Dan jangan lupakan jargon jasmerah, jangan sekali- kali melupakan sejarah.

2. Sayang Tidak Konsisten..

Kalo diliat dari pola penggunaan ejaan lama di sms Mbak Mega tersebut, keliatan kalau beliau hanya menggunakan ejaan lama di huruf j (dari y), itu pun khusus untuk akhiran -nja, sama ch (seharusnya kh). Untuk penggunaan ejaan lainnya, c (dari tj) – j (dari dj), y (dari j). For the sake of nostalgia, sms Mbak Mega dalam ejaan Soewandi secara konsisten seharusnya jadi kayak gini:

Assalamualaikum
Warahmatullahi Wabarakatuh
Salam Damai Sedjahtera Bagi Kita Semua
Om Swastiastu

Merdeka!

Semua kekalahan suatu organisasi karena SDMnja TIDAK mengorganisir dirinja denganbaik.

Baik itu artinja SOLID tidak mudah dipecah, tahu TUGAS nja, GOTONG ROYONG terachir taat KOMANDO atau Aturan.

Partai djuga dapat menggerakkan massa rakjat dengan baik bukan RUSUH.
Mari Kita Terus Menerus Tingkatkan Pemberdajaan Di Partai Dalam Segala Lini.

Tetap Tenang, Waspada dan Siap Sedia Dalam Segala Kemungkinan.

Sampaikan salam saja pada keluarga,

Megawati Soekarnoputri

3. Try Alay, My Dear…

Demi menyasar para calon pemilih pemula sebagai pasar potensial, Mbak Mega harus nyobain kirim sms-nya pake bahasa alay! Bayangkan betapa gembiranya para alay-alay itu menerima sms dari calon pemimpin bangsanya dalam bahasa mereka sendiri. Luar biasa kan?

Kalo Mbak Mega atau stafnya merasa kesulitan bikin sms dalam bahasa alay, jangan khawatir, sudah ada alay generator! Tinggal masukin text, situs kurang kerjaan ini dengan siap siaga mengubah bahasa apa pun jadi bahasa alay, dengan pilihan: HuRUf bEsAr keCil, P4k3 4n9k4 D0n9, Disngkt-sngkt biar pndk. Dengan mengoptimalkan ketiga pilihan tadi, sms Mbak Mega itu bisa dikirim langsung ke alay-alay dengan bahasa kayak gini:

4554lmLkUm

wrHmtllh1wbR4ktH

5l4m dm sjHteR4 b4g kt Sm

M sw4sT5T

MRdek4!

5m Kklhn sT or6n55 krn 5dMny td4k mngr6n5r D1R1nyA dn64nBk.

bk 1T 4rt1nj s0lD td4k mUd4h dpcAh, th tgS ny4, 6Tn6 R0Yn6 trKh1r TT komNd 4t4 4tr4N.

prt j6 dpt m3N6GrKK4n M5s rkyt dn6n B1K BuKN R5H.mr ktA tru5 mnru5 Tn6katkN Pmbrd4y4n D pRt D4Lm sgAl Ln.

ttp tnN6, w5pd dn 5Ip 5d1 dlM 56l kmn6k1N4n.

smpaKn Slm sY PdA kLr6,

m64w4t 5KrNoputr1

Go Alay Go!

Notes:

  • Postingan ini begitu tidak pentingnya sehingga Anda dapat *mengabaikannya*.
  • Sebelumnya saya sempet kepikiran juga, kenapa nama Mbak Mega itu bukan Megawati Soekarnopoetri sih? Kan pas Mbak Mega lahir itu bukannya masih berlaku ejaan van Ophuijsen (dimana u ditulis oe)?
  • Buat yang berminat ngikutin pembahasan mengenai eyd, dalam ejaan lama di wiki, bisa ditengok di sini. It’s fun, actually.

Tentang Maman Firmansyah

Seorang pegawai yang gak jelas kerjaannya, selain apa yang disuruh atasan. Suami dari seorang istri dan ayah dari dua orang anak.
Pos ini dipublikasikan di Itulah Indonesia dan tag . Tandai permalink.

Satu Balasan ke Beliau MENULIS nja dengan Edjaan Lama

  1. Adam berkata:

    Hahahahahaha… (ketawa lucu bercampur miris)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s