Arsip Bulanan: Februari 2011

Whom to Follow it is, Twitter..

Saya sangat tidak ahli dengan grammar, seluruh-dunia-pun-tahu, karena itulah saya nyante aja dengan tab, “who to follow” di halaman twitter saya: Tapi, tidak dengan Thomas Steiner, menurut dia yang bener itu harusnya, “whom to follow”. Kalo kata Tech Crunch, tinggal … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

Kenapa dan Kapan Harus Punya Mobil?

Meski tak semengganggu pertanyaan, “kapan Athifa punya adek?,” pertanyaan: “kapan mau beli mobil?” juga kerap ‘menghantui’ kehidupan saya. Nah, karena saya kebingungan dengan filosofi mendasarnya, “kenapa saya musti beli mobil?”, dan “kapan saya dianggap sanggup beli mobil?” akhirnya postingan ini … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Keluarga, Pribadi | 3 Komentar

Menjalani Hidup Vivere Pericoloso

Pas zaman-zamannya isu bom teroris, Jakarta ambles sama banjir, kakak saya di Majalengka sana berkomentar, “serem banget sih hidup di Jakarta itu, udah banyak ancaman bom, mau ambles karena air tanah disedotin melulu, belum lagi pas musim hujan kebanjiran melulu.” … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Itulah Indonesia, Pribadi, Sok Tau | 1 Komentar

Kapan Athifa Punya Adek?

Disclaimer: Postingan ini termasuk dalam kategori the-oh-I-(don’t)-think-the-whole-universe-should-know type. Kalo menurut iklan KB Andalan, the inevitable questions dalam hidup ini adalah: ketika masih pacaran ditanya “Kapan nikahnya?”… saat sudah menikah ditanya “Kapan mau punya anak?”… dan waktu sudah punya anak ditanya … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Keluarga, Pribadi | 1 Komentar

The-oh-I-(don’t)-think-the-whole-universe-should-know…

Disclaimer: Postingan ini termasuk dalam kategori the-oh-I-(don’t)-think-the-whole-universe-should-know… Masalah dengan Facebook Dengan berat hati saya harus mengakui, “saya hampir berhenti ber-facebook ria.” Really sorry, Mark, but here are the reasons why: 1. I don’t want to know everything in this whole … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Itulah Indonesia, Pribadi, Review | 3 Komentar

Mantap Bung Fahri!

Seperti sudah diulas di postingan saya yang ini, pas pemilu legislatif kemaren saya, dengan sangat norak dan lugunya saya memutuskan untuk ikutan nyontreng. Saya tidak ingat betul sebetulnya alasan saya ikut-ikutan nyontreng waktu itu apakah karena: sekalian nemenin istri jalan-jalan … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Itulah Indonesia, politicking | 3 Komentar

Mall sebagai Pusat Kebudayaan (?)

“Once again, we come to the Holiday Season, a deeply religious time that each of us observes, in his own way, by going to the mall of his choice.” — Dave Barry Seperti halnya Dave Barry bilang di quotation di … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Inspired By, Itulah Indonesia, Keluarga | 1 Komentar