Book Review: Barings Lost

51jytzatwrl1Hunt, Luke & Heinrich, Karen (1996) Barings Lost: Nick Leeson and the collapse of Baring Plc, Butterworth-Heinemann Asia, Singapore.

Pernah gak Anda ngebayangin jadi pemilik bank yang usianya udah ratusan tahun, semua berjalan normal, sampe suatu saat Anda bangun pagi, sarapan, dan dikasi tau sama pembantu, ” Maap Pak, bank-nya Bapak bangkrut, gara-garanya ada pegawai bank yang judi besar-besaran pake duitnya bank Bapak..” Kalo gak bisa ngebayangin, coba deh tanya sama Sir Peter Baring, pemilik Barings Plc, merchant bank yang sudah berusia ratusan tahun, udah jadi banker dari zaman Perang Dunia I, tempat ratu Elizabeth naro deposito sama barang-barang berharganya, dan akhirnya dibikin bangkrut gara-gara ulah satu orang pegawainya, dan hanya satu orang pegawai itu doang…, namanya Nick Leeson.

Buku ini nyeritain dari awal sejarahnya Baring banks, sejarah derivatives, sama awal keterlibatan Nick Leeson di Barings cabang Singapura. Jadi menarik gimana memahami gimana awalnya Leeson berjudi make duit perusahaannya, gimana Leeson menyembunyikan transaksinya di error account 88888, dan gimana para petinggi Barings di London sana ditipu mentah-mentah sama pegawai bau kencur yang baru berusia 26-an taun.

Selama dua tahun lebih, Leeson bisa berhasil menyembunyikan transaksi ilegal yang dia lakukan, memanipulasi kerugian yang dia derita dan justru ngelaporin keuntungan ke kantor pusat Barings, dapet bonus gede-gedean gara-gara laporan palsunya ini, dan gak ketauan sama sekali… Kombinasi keserakahan, pengawasan yang lemah, nafsu pengen dapet bonus tahunan yang gede-gedean bikin penyelewengan Leeson ini baru ketauan pas udah telat, pas Barings bangkrut.

Leeson sendiri kabur sebelum akhirnya ditangkap di Jerman, diekstradisi ke Singapura, dan dihukum 6,5 tahun di sana. Gak seberapa dibandingkan kerugian US$ 1.4 milyar yang dia timbulkan, dan PHK 4000 pegawai Barings di seluruh dunia.

Barings sendiri akhirnya dibeli ING seharga 1 poundsterling, ditanggung kerugiannya, dan akhirnya dijual kesana kemari sebelum akhirnya nama Barings lenyap sama sekali dari dunia finansial. Leeson sendiri, setelah bebas justru bikin buku Rogue Trader: How I Brought Down Barings Bank and Shook the Financial World, dan akhirnya di-filmkan dengan judul yang sama. Akhir yang lebih manis buat Leeson…

Buat yang mau belajar memahami gimana bobroknya dunia finansial global (dan tidak lagi mendewakan dunia Barat sebagai peradaban maju dengan sistem pengawasan dan riset yang canggih), gimana pengaruh transaksi derivatives bisa bikin bangkrut perusahaan (sebagaimana kisahnya LTCM di sini), gimana judi (kegiatan yang sama tuanya dengan umur manusia) bisa bikin gonjang-gonjang dunia finansial global (makanya judi itu diharamkan, kata Rhoma Irama), buku ini cocok dan layak dibaca…

Tentang Maman Firmansyah

Seorang pegawai yang gak jelas kerjaannya, selain apa yang disuruh atasan. Suami dari seorang istri dan ayah dari dua orang anak.
Pos ini dipublikasikan di Book Review, On Finance dan tag , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s