Book Review: Mythbusters – The Explosive Truth of 30 of the Most Perplexing Urban Legends of All Times

Zimmerman, Keith & Zimmerman, Kent (2005) The Explosive Truth Behind 30 of the Most Perplexing Urban Legends of All Time, Discovery Communication, Inc., New York.

Satu hal yang membedakan antara sistem pendidikan, baik itu di sekolah maupun di lingkungan keluarga, di Australia dan di Indonesia adalah masalah critical thinking. Di sini siswa diminta untuk kritis, dalam segalah hal. Jadinya, semua pertanyaan adalah bagus, gak ada yang gak bermutu.

“That’s a good question.”
“Good you’re asking that…”
“Well, that’s a smart question!”

Dan komentar-komentar sejenis selalu keluar dari dosen ketika ada siswa yang bertanya, nggak peduli pertanyaan itu sebenarnya udah dijelasin sebelumnya, gak perlu ditanyain, atau pun sebenarnya dengan sedikit baca textbook udah ketauan jawabannya. Mahasiswa asal Asia, termasuk Indonesia di dalamnya, cenderung pasif, dan enggan bertanya (entah karena emang udah tau atau emang gak tau mau nanya apaan), terutama kalau dibandingkan dengan mahasiswa bule asli Australia.

Nah, untuk melatih kemampuan critical thinking inilah gue lantas jadi penggemarnya Mythbuster.

Lho emang apa hubungannya?

Jadi, begini lho. Mythbusters itu program acara televisi bikinan Discovery Channel di Amerika sono. Dalam acara ini, dua orang host-nya, Adam Savage dan Jamie Adam, nge-test mitos-mitos yang berkeliaran di Amerika sono buat di buktiin validitasnya. Tag acaranya ajah, “They just don’t tell myths, they put ’em to the test.” Jadi, dibiasa-in kalo denger mitos, gosip atau apapun itu jangan langsung percaya, cek dulu sumber beritanya, valid apa nggak? Kalo bisa di-test, ya di test, kayak Mythbusters ini. Udah keliatan kan hubungan antara hobi nonton Mythbusters dan critical thinking?

Nggak juga sih. Emang ada yah?

Ya, nggak juga sih. Emang cuma mengada-ada koq. Biar panjang ajah postingannya. Tapi yang jelas, karena emang gak ada kerjaan dan gue emang seneng nonton, dari 47 judul DVD yang udah gue nonton selama di Adelaide inih, 22 diantaranya ya gue nonton DVD-nya Mythbusters ini. Itu belum termasuk nonton episode Mythbusters yang tayang di SBS tiap hari Sabtu dan Senen. Kesimpulannya? Gue emang bener-bener gak ada kerjaan.

Gue seneng sama Mythbusters karena host-nya pas banget, Jamie itu serius dan penuh perencanaan sementara Adam itu orangnya ngocol dan tipe pekerja cepat, saling melengkapi. Host juga merangkap sebagai builder, jadi mereka sendiri yang ngerancang dan ngebangun semua peralatan buat nge-tes mitos. Seru dan lucu. Belum lagi Myhtbusters itu nge-test mitos-mitos yang seru, dari mulai yang serius, kayak:

  • Bener gak sih kalo make HP di pom bensin itu bisa bikin ledakan?
  • Emang bener-bener bahaya ya make telpon di pesawat terbang?
  • Ada gak sih peluru dari es (yang dipake buat nembak JFK)?
  • Emang bener ada orang yang bisa tahan dikubur hidup-hidup selama berhari-hari di peti mati? (Buat situ yang nonton Kill Bill vol.2 pasti inget Uma Thurman yang dikubur hidup-hidup pake peti terus bisa keluar dari bawah tanah.)
  • Kalo elu ditembakin orang, nyelam aja ke bawah aer, pasti selamet?
  • Archimedes ngebakar kapal pasukan Romawi pake cermin?
  • Kalo nembak di dalam pesawat terbang, kabinnya bakal bolong, terus bakal nyedot orang keluar pesawat?
  • Mau ngebunuh orang? Tunggu sampe dia berendam di bath tube, masukin hair dryer (setrikaan, TV, toaster, radio) yang masih nyolok listrik ke bath tube. Beres?

Sampe pertanyaan-pertanyaan gak jelas (yang ini emang cocok dengan profil gue), tapi seru, kayak:

  • Berapa banyak bola pingpong yang diperlukan buat ngangkat kapal tenggelam di dasar laut? (yang ini asalnya dari komik Donal Bebek).
  • Kalo pas hujan, mendingan lari atau jalan biasa ajah? Mana yang bakal bikin lebih basah?
  • Mitos titanic, kalo kapal tenggelam bakal nyedot orang-orang ke dasar laut?
  • Gimana sih caranya nyari jarum di antara jerami?
  • Mitos yang bilang kalo seseorang ngejatuhin koin dari gedung paling tinggi sedunia, maka si koin pas nyampe lantai dasar bisa nembus kepala orang dan juga bisa nembus aspal saking cepetnya?
  • Emang bener kalo menguap itu menular?
  • Robinhood bisa memanah anak panah jadi dua?
  • Ikan mas gak punya memori lebih dari tiga detik?
  • Ternyata para bajak laut yang make tutup mata sebelah warna item itu ada tujuannya? Bukan buat nutupin matanya yang udah bolong, tapi justru biar terbiasa sama kegelapan?

Nah, buku yang ini ngebahas segala hal mengenai Mythbusters,dari mulai siapa aja aktor di belakang dan di depan layar, cara mereka nge-test dan filosofi di balik acara Mythbusters itu sendiri. Abis itu dibahas proses dan hasil dari 30 mitos yang udah mereka tes. Secara gue udah nonton hampir semua mitos yang dibahas di buku ini, jadinya bosen aja gue bacanya. Abisnya sama persis dan gak ada yang baru. Lucunya, ada 12 mitos yang dibilangin, “you’ll probably never see broken on mythbusters,” tapi ternyata di-tes juga sama Mythbuster, yaitu:

  • Mitos tahanan penjara yang bikin panah dari kertas, celana dalam sama sendok plastik buat ngebunuh tahanan laen.
  • Pesawat terbang dan HP.

Tentang Maman Firmansyah

Seorang pegawai yang gak jelas kerjaannya, selain apa yang disuruh atasan. Suami dari seorang istri dan ayah dari dua orang anak.
Pos ini dipublikasikan di Book Review. Tandai permalink.

Satu Balasan ke Book Review: Mythbusters – The Explosive Truth of 30 of the Most Perplexing Urban Legends of All Times

  1. Ping balik: Book Review: Inventing Money « My Mind

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s