Kanggaru

Postingan ini bukan mau membahas binatang khas Australia yang biasa lompat-lompat, soalnya binatang itu disebut kanguru. Dan juga bukan membahas Bapak guru yang terhormat yang biasa dipanggil Akang, soalnya itu pasti disebut Kangguru. Postingan ini membahas layanan transfer uang dari Australia ke Indonesia, dan sebaliknya, yang disediakan oleh kanggaru.

Jadi ceritanya, kalo mau ngirim uang dari Australia ke Indonesia itu ada 3 alternatif:

  • Pake jasa bank.

Bank apa aja yang ada di Australia bisa ngirim uang ke rekening yang ada di Indonesia. Permasalahannya, biaya kirim per transaksi fixed sebesar $30, nyampenya lama bisa lebih dari 3 hari, dan kurs-nya murah banget.

  • Pake jasa Western Union.

Di sini biayanya variabel, semakin besar uang yang dikirim semakin mahal biayanya, nyampenya juga 2 sampe 3 hari, soal kurs gue gak punya informasi yang jelas soal perbandingannya.

Kanggaru ini badan usaha pengiriman uang, yang punya orang Indonesia (atau asal Indonesia, gak tau persis). Biaya pengirimannya fix $10, itu pun pas transaksi yang kelipatan 3 gratis. Nyampe ke rekening di Indonesia juga bisa dalam hari yang sama. Dan yang paling menarik, kurs-nya lebih tinggi dibanding yang ditawarin bank.

Sebagai perbandingan, pas temen transfer lewat Bank South Australia, dapet kurs AUD$1 = Rp 8.000,- padahal di kanggaru bisa dapet AUD$1 = Rp 8.250,-. Selisihnya lumayan… Udah gitu pas ngurus-ngurus transaksi transfer, ngomongnya bisa pake Bahasa Indonesia, gak perlu nginglish, he… he…

Jadi kalo situ berminat menuntut ilmu dollar di Australia, silahkan mempertimbangkan layanan Kanggaru ini buat ngirim pundi-pundi dolar-nya ke Indonesia, buat beli tanah di kampung sono, lumayan bisa dapet berkarung-karung… tanahnya.😆

Tentang Maman Firmansyah

Seorang pegawai yang gak jelas kerjaannya, selain apa yang disuruh atasan. Suami dari seorang istri dan ayah dari dua orang anak.
Pos ini dipublikasikan di Life in Adelaide. Tandai permalink.

2 Balasan ke Kanggaru

  1. papahnyalazuward berkata:

    Thank mate infonya…share dunk manajemen allowance-nya…masih memungkinkan gak sisa untuk kirim ke istri, catatan: kita gak kerja ya..

    btw. rumah barbie nya dah kebeli belon??

  2. Maman Firmansyah berkata:

    Manajemen allowance? Nanti Insya Allah dibahas.

    Rumah Barbie masih dalam alokasi budget allowance, tapi masih unrealized.🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s