Balada Communicator

Tersebar kabar, bisa jadi merupakan kabar burung, bahwa Indonesia khususnya dan Asia Pasific umumnya adalah pasar terbesar penjualan henpon Nokia seri Communicator.

Once we, especially me, heard the word “Communicator”, yang kebayang adalah henpon berat, bikin celana melorot, dan juga dompet yang diporotin abis-abisan sama perusahaan pembikin henpon asal Finlandia ini.

Di lain pihak, tentu dikompensasi dengan fasilitas yang bejibun, memori yang lega, ada software pengolah kata, spreadsheet, PDF reader, dan fasilitas lainnya yang bisa bikin,… orang lain ngeper dan nganggap kita orang penting! Poin terakhir inilah yang kayaknya, walaupun belum ada penelitian resmi soal ini, menjadi pertimbangan orang-orang kita, baca Indonesia, ngebet pengen beli henpon seri ini.

Makanya kalo ada orang nenteng-nenteng henpon seri ini, kita langsung berbaik sangka: “Wah..pasti pejabat nih,… direktur kayaknya….” Sebaliknya ketika ada temen kita, yang kita yakini benar ke-krocoannya, bukan pejabat dan pasti pelaksana, bawa henpon ini, pasti kita langsung berburuk sangka:”Wah, gaya lu…! Kayak pejabat aja, pasti korupsi ya beli henpon begituan..!!! Nah, lho!!!

Dulu, pas dikasi boleh jalan-jalan ke Malaysia sama World Bank, saya berinteraksi berhari-hari sama Cik Dali Sardar, Ketua Malaysia Venture Capital Association (MVCA) dan juga seorang direktur sebuah Venture Capital Company di Malaysia. Melihat kapasitas keilmuan dan pengalaman beliau, saya tidak meragukan bahwa beliau adalah orang penting dan sangat sibuk. Tapi hebatnya, henpon yang dia pake, waktu itu saya ke Malaysia bulan Maret 2006, adalah henpon yang udah jadul, banget malah, gak bisa foto, bahkan layarnya aja masih monokrom.

Sesaat, bikin kesimpulan bahwa kebiasaan pejabat, atau sok pejabat, mengkoleksi henpon seri Communicator hanya ada di Indonesia-a.k.a Jakarta.

Ternyata, oh ternyata, ketika saya ketemu lagi Cik Dali di Jakarta, dua kali malah, henpon yang ditentengnya udah ganti sama, … tada… ya Communicator tadi. Pengen nangis gua, hipotesisku gagal total….

Suatu saat di bus bandara sepulang dines dari luar kota, disampingku duduk makhluk berspesies homo sapiens dengan jenis kelamin laki-laki. Sang homo sapiens berjenis kelamin laki-laki, untuk memudahkan kita singkat HSBKLL, memegang hape Communiacator lalu mencet-mencet hapenya (Iyalah.. masa dilempar!).

Saya dengan yakinnya membayangkan apa yang akan dan sedang dilakukan HSBKLL tadi dengan hapenya. Ya, mungkin semacam browsing GPRS, ngecek agenda pertemuan, ngetik makalah pake MS Word, bikin grafik presentase pake MS Excell, atawa yang laen-laen yang nggak bakalan bisa dilakukan pake hape seri lain.

Tapi yah.. dalam hidup kita memang harus selalu siap dengan kejadian-kejadian di luar harapan.

Hal ini menimpa nasibku dalam satu jam di bus bandara tadi karena sang HSBKLL ternyata hanya make Communicator-nya buat sms! Benar-benar buat sms, baca, bales, senyum-senyum gila, nelpon bentar, sms lagi.

Busyet dah ni orang, udah dibeli mahal-mahal, ternyata cuman buat sms doang! Hatiku sedih,… hatiku gundah….

Sebetulnya, saya sadar sesadar-sadarnya kalo saya terlalu cepat memvonis sang HSBKLL. Siapa tau dia dalam sisa waktunya di luar pendampingan saya, memakai Communicatornya buat…. ngelempar nyamuk! Ya kan?

* gambar gue comot dari sini.Update:

  • Indonesia memang merupakan pasar terbesar henpon Communicator sehingga Nokia pun merasa perlu meluncurkan henpon Communicator terbaru – E90 – lebih dulu di Indonesia dibandingkan di Finlandia. Hebatnya, pas peluncuran orang Indonesia RELA antri. Ck…ck…
  • Fitur sms memang tetap merupakan fitur idaman para pengguna Communicator.

Tentang Maman Firmansyah

Seorang pegawai yang gak jelas kerjaannya, selain apa yang disuruh atasan. Suami dari seorang istri dan ayah dari dua orang anak.
Pos ini dipublikasikan di Itulah Indonesia. Tandai permalink.

3 Balasan ke Balada Communicator

  1. mbot berkata:

    terima kasih buat link-nya🙂

  2. Maman Firmansyah berkata:

    terima kasih buat link-nya

    Wah, mas Agung mampir dan kasih comment… Makasih banget, Mas!

  3. chika berkata:

    indonesia yang katanya negara miskin ternyata tidak benar, lha wong hae nya aja keren2 walau nggak ada pulsanya🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s