jump to navigation

Berulang Tahun di Negeri Orang Juli 12, 2009

Posted by Maman Firmansyah in Keluarga, Pribadi.
3 comments

Saya terlahir dan dibesarkan di keluarga yang tidak ‘menjunjung tinggi’ makna ulang tahun dengan baik dan benar. Seinget saya, pas saya kecil nggak pernah keuarga kami ngerayain acara ulang tahun-ulang tahunan segala macem, buat siapa pun anggota keluarga kami. Begitu pun juga, acara lucu-lucuan kayak di siram pake air kolam atau di lempar pake telor busuk gak pernah jadi rutinitas di keluarga kami. Bahkan untuk yang sederhana semacam ngucapin selamat ulang tahun pun, seinget saya, gak pernah.

Saya tentu tidak bersedih dengan tiadanya kebiasaan merayakan ulang tahun di keluarga kami, dan kayaknya juga, minimal menurut perasaan saya sendiri, tidak berpengaruh ke perkembangan psikologis saya. Kalau pun ada pengaruhnya, kayaknya sih saya jadi gak sensitif sama momen ulang tahun, siapa pun itu yang berulang tahun (saya hanya antusias kalo ada acara makan-makannya doang). Ketidaksensitifan ini juga melanda pas acara ulang tahun saya sendiri! Saya terus terang gak berminat ngerayain ulang tahun saya, selain karena males bakal ditodongin nraktir, momen ulang tahun juga semakin mengingatkan betapa tuanya saya… Intinya, momen ulang tahun (siapa pun) bagi saya, “too boring to bother with…”

Setelah merebaknya dunia per-facebook-an pun, saya tetap gak sensitif abis. Kalo di bilangin sama facebook: XXX’s birthday-Today: Send a gift, saya cuma bakal bereaksi: Ooh, okay, XXX berulang tahun… abis itu saya pun lupa. (Ini sekalian buat permintaan maaf buat temen-temen yang berulang tahun dan gak pernah dapet ucapan selamat ulang tahun dari saya, percaya lah, saya berminat ngasih ucapan selamat, cuman saya lupa..). Begitu terus…

(lagi…)

21 Bulan… Juli 12, 2009

Posted by Maman Firmansyah in Keluarga, Ulang Bulan.
1 comment so far

IMG_1314 Hari Minggu, 5/7/2009, Athifa berulang bulan yang ke-21. Persis di usianya yang 1 3/4 tahun, berat badannya nyampe 13 kg, sementara tingginya udah 85 cm.

Dari segi perkembangan motorik kasar, Athifa lagi hobi naek kursi. Dengan penuh perjuangan, Athifa bakal berusaha naek kursi, duduk di atasnya, berdiri, dan turun lagi. Begitu terus berulang-ulang. Kalo pas kursinya ada di samping meja, Athifa juga bakal berusaha naek ke meja dan ngacak-ngacak segala macem yang kebetulan ada di atas meja. Gara-gara kebiasaan baru naek kursi ini, gak pernah lagi naro kursi di samping meja, bisa berbahaya.

Satu lagi yang lebih kebiasaan Athifa yang lebih keliatan adalah ketakutan kalo liat orang lain selain Papa sama Mamanya. Setiap kali ada teman saya yang mampir ke rumah, bisa dipastikan Athifa bakalan nangis, sepanjang tamu itu masih ada. Begitu juga kalo pas lagi rame-rame banyak orang di acara-acara tertentu (pas pemilu, pas IndoFest, pas ngumpul-ngumpul temen Kampus) pasti nangis. Yang berbeda, kalo jalan-jalan naek bis, di mall, atau di library, yang banyak orang, Athifa gak nangis, biasa aja. Yang bisa dipastikan Athifa bakal nangis adalah kalo ada orang yang ngajak ngomong atau nyamperin Papa sama Mamanya. Saya dan istri sampe khawatir jangan-jangan Athifa antisocial?

Saya sendiri berharap, kebiasaan Athifa nangis itu lebih disebabkan kondisi keluarga kami di Adelaide yang emang gak punya tetangga dengan anak-anak yang seumuran Athifa, jadinya Athifa emang jarang punya kebiasaan bersosialisasi dengan orang lain selain orang tuanya. Kalo memang hal ini penyebabnya, akan gampang diperbaiki pas udah di Jakarta nanti karena di sana kan banyak anak-anak seumuran Athifa di lingkungan kami. Saya sebenarnya mengusulkan biar Athifa segera dikasi adek, biar punya teman bermain dan belajar bersosialisasi dan berbagi dengan orang lain, sayangnya usul mulia saya ini ditolak mentah-mentah oleh istri saya. :smile: Ya sud.. mau gimana lagi?

The (1.5 Years) Holiday is, soon to be, Over Juli 11, 2009

Posted by Maman Firmansyah in Life in Adelaide, Pribadi.
4 comments

Last Thursday, 2/07/2009, was my last final exam. It was the hard and difficult one, Portfolio Theory and Management (M). When the Portfolio examination finished, it just struck on my mind that it was probably my last sitting exam I’ve ever had. Since I am not considering, and brave enough to dream, to continue my education further to PhD level, it was indeed probably my last sitting exam I’ll face.

On the broader picture, the last exam was also mark the end of my 1.5 years of holiday postgraduate education. Well, I have to admit, it was indeed a long, lazy, and nice holiday, except during the examination period and when an assignments was due.

(lagi…)