jump to navigation

Ngapain Sih Belajar Finance? 19 Februari 2009

Posted by Maman Firmansyah in Campus Life, On Finance.
Tags: , ,
trackback

Awalnya sih pas ngecap-ngecap aplikasi beasiswa ADS. Biar keliatan ada hubungannya sama kerjaan di kantor, tapi gak pengen belajar akuntansi lagi karena udah bosen lima taun belajar akuntansi di STAN, akhirnya kepilih lah: Applied Finance. Pikirku waktu, kayaknya asyik ajah belajar finance gitu. Harapannya, setelah kuliah bakalan ngerti dan, kalo bisa, seneng sama keilmuannya. Setelah 14 bulan kuliah, 9 subjects diambil, tetep saja saya bingung, Applied Finance itu apaan sih?

Kebingungan saya ini bisa bersumber dari berbagai hal. Pertama, dari segi istilah sendiri: emang apa sih maksudnya applied finance? Kalo ada finance yang ‘applied’, berarti ada juga finance yang ‘pure’ dong (seperti applied physics vs. pure physics)? Saya bingung mau mempertanyakan ini ke siapa. Ketika browse di wikipedia, gak ada entry khusus buat applied finance. Begitu juga pas googling, yang keluar malah program promosi dari berbagai universitas.

Kebingungan yang kedua bersumber dari alur sejarah perkembangan finance sebagai suatu ilmu. Ketika belajar akuntansi dulu, maka hampir semua teksbook seragam bilang kalo akuntansi itu dimulai dari Luca Pacioli (soal bener nggak-nya sih, wallahu a’lam). Udah gitu, jenjang keilmuan rada masuk akal, Principle of Accounting-Intermediate Accounting-lanjut Advanced Accounting.  Finance? Bingung saya ngikutinnya dari mana. Pas kuliah Quantitave Methods, dibilangin kalo finance sebagai sebuah ilmu itu dimulai pas Harry Markowitz bikin tesis tentang efficient frontier portfolio. Laen lagi pas kuliah Corporate Finance Theory, argumennya: finance itu dimulai pas Merton Miller sama Franco Modigliani bikin MM Proposition. Yang laen lagi berpendapat kalo Eugene Fama dengan Efficient Market Hypothesis-nya yang paling penting dan mendasari finance. Bingung kan?

Kalo berdasar kuliah yang udah diambil selama ini mah, tetep aja saya bingung saya ini belajar apaan? Coba kita liat:

  • Principle of Finance

Mata kuliah foundation dan, seperti judulnya, ‘seharusnya’ memberikan dasar-dasar pemahaman tentang apa itu finance. Sebagian besar fokusnya di penggunaan NPV sebagai analisis investment, ada juga assets evaluation (stocks, bonds), ditambah sedikit-sedikit pengantar tentang efficient debt-equity sama derivatives (option). Dosennya sih biasa ajah cuma tim tutornya gak terlalu asyik, plus materinya gak aktual sama sekali.

  • Accounting Essential for Decision Making

Mata kuliah foundation dan didesain buat non-accounting background. Tidak ada kontribusi yang jelas sama applied finance secara keseluruhan.

  • Quantitative Methods

Kayak statistik, atau memang statistik saya kurang paham. Dosennya asyik, dan kayaknya sih harusnya bakal bermanfaat buat yang mau bikin riset.

  • Business Communication

Mata kuliah gak guna, minimal bagi saya, ngajarin bagaimana cara baca yang baek, bikin tulisan yang baek, report yang bener. Gak berguna bagi saya karena setelah berulang kali belajar hal yang sama (EAP di I/A/L/F, IAP di kampus, sama terakhir Business Communication), tetep aja gue goblok pas baca, essay gue gak jelas ngomong apa, sama tetep aja gue budek pas diajak ngobrol sama orang bule di luar kampus.

  • Corporate Finance Theory

Mata kuliah asyik, seharusnya. Berkonsentrasi sama efficient debt-equity proportion (MM theorem) sama isu-isu aktual di dunia corporate finance. Satu-satunya mata kuliah yang gue anggap kuliah beneran karena materinya aktual, ada tugas baca jurnal tiap minggunya, dosennya juga asyik. Sayangnya, pas beneran kuliah, gue malah gak bisa dapet nilai bagus…

  • Fixed Income Securities

Bond valuation, seharusnya menarik dan aktual cuma sayangnya dosennya gak komunikatif, dan gak mbikin materinya aktual.

  • Equity Valuation and Analysis

Stock valuation, sepanjang kuliah mbahas gimana caranya menilai value of stock, sayangnya cuman pake discounted factor sama relative value doang (yang menurut gue sih udah jadul dan gak masuk akal). Asumsi dasarnya, efficient market hypothesis itu gak berlaku…

  • Economics Principles

Pengantar ekonomi, mau dateng kemana-mana juga yang dibahas mah sama itu-itu aja. Bedanya, teksbook di sini aktual dan menyajikan data ekonomi Australia secara up to date. Dibandingkan sama pas belajar kuliah yang sama di STAN yang pake bukunya Sadono Sukirno, yang sangat ke-Malaysia-Malaysia-an…

  • Option, Futures, and Risk Management

Belajar derivatives, mata kuliah yang ‘seharusnya’ dan memang sangat aktual. Dosennya sangat asyik, paling bagus di antara 9 dosen yang laen, tugasnya juga menarik. Asumsi dasarnya, efficient market hypothesis itu berlaku…

See, tambah bingung aja gue musti ngapain lagi. Tinggal 3 subject yang belum diambil, mudah-mudahan bisa memberi pencerahan tentang masa depan pembelajaran gue.

Anyway, gue musti koreksi diri juga sih. Siapa tau justru guenya yang bermasalah. Siapa tau aja gue udah terlalu tua buat belajar hal-hal baru, yang asyik dan menantang. Mengingat GPA gue yang cuma 5.55 sama rata-rata nilai yang cuma 76.44 (artinya gue cuma menguasai tiga perempat dari ‘materi yang diujikan’), bisa jadi ini adalah alasan utama kebingungan gue…

Komentar»

1. Billy Koesoemadinata - 20 Februari 2009

belajar finance itu penting. kenapa? supaya kita ga usah nyewa akuntan… :P

Maman Firmansyah - 22 Februari 2009

Buat Mas Billy:

He..he.., bener juga ya?
Kalo buat yang mau bikin bisnis sendiri, accounting, finance, manajemen, marketing, semuanya penting… Tapi buat yang mau jadi kuli kayak saya, bingung euy… :smile:

2. yanuar - 20 Februari 2009

offtopic : kang, itu foto siapa disebelah? imut banget :D :D

Maman Firmansyah - 22 Februari 2009

Buat Mas Yanuar:

Itu putri pertamaku, namanya Athifa Aurelia, sekarang udah 16 bulan…


Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: