jump to navigation

Transportasi Umum di Adelaide Februari 25, 2008

Posted by Maman Firmansyah in Life in Adelaide.
trackback

Buat gue yang dateng dari Jakarta – kota tanpa perencanaan, macet dimana- mana, transportasi umum bobrok dan tidak terintegrasi – transportasi umum di Adelaide adalah impian. Intinya, transportasi umum di Adelaide, ada

  • Bus, rata-rata bisnya pake AC dan bagus-bagus;
  • Tram;
  • Oban, yang ini mirip busway di Jakarta;
  • Kereta.

Beberapa karakteristik transportasi umum di Adelaide:

  • Kendaraan umum di sini cuma berhenti di bus stop, jadi kalo mau kemana-mana gampang, tinggal tanya orang naeknya dari bus stop, nomor busnya berapa, turun di bus stop berapa, pasti nyampe, gak mungkin nyasar. Sesuatu hal yang gak mustahil di Jakarta.
  • Semuanya terintergrasi dan pake tiket yang sama. Kita cuman beli satu tiket yang bisa dipake di semua kendaraan umum di atas.
  • Begitu kita masuk ke kendaraan umum, kita diminta masukin tiket ke mesin. Mesin bakal ngasih tanda di tiket kita buat dua jam ke depan.
  • Sekali pake tiket berlaku buat dua jam, jadi kita boleh naek turun semua jenis kendaraan umum dan gak perlu beli tiket lagi selama masih dalam jangka waktu dua jam.
  • Postgraduate students masih dapet tiket concession, jadi kita bayar (jauh) lebih murah dari tiket yang gak pake concession. Fasilitas kayak gini udah gak bisa diperoleh lagi di beberapa kota laen, Melbourne misalnya.
  • Ada dua jenis tiket:
  1. Tiket peak, warnanya item, dipake jam 9 pagi sampe jam 3 sore hari Senen sampe Jumat doang. Harganya $ 7.30 ($13.50 kalo gak pake concession).
  2. Tiket off-peak, warnanya merah, dipake jam kapan aja, yang jelas di luar waktu yang tiket peak. Harganya $ 14.60 ($26.90 kalo gak pake concession).
  • Bagian depan bus biasanya di pake buat orang cacat (yang pake kursi roda), lansia, sama ibu-ibu hamil. Jadi, kalo situ gak masuk kategori yang tiga itu, jangan duduk di bagian depan bus, bisa diliatin sama orang-orang.

Semua info di atas bisa diliat di situsnya Adelaide Metro.

Komentar»

1. Anzac Day « My Mind - April 26, 2008

[...] nyadar pas naek bus, koq tiket bus yang item (dipake buat peak hour pas weekdays) gak mau ya? Eh, dikasi tau Pak Sopir, “It’s public holiday, mate. You should use the [...]

2. The (1.5 Years) Holiday is, soon to be, Over « My Mind - Juli 11, 2009

[...] time after fajr prayer; I could take care of my little daughter as long as I want; I could use the comfortable, cheap, and on time public bus to get to all of my routine destinations; freely borrowed books and DVDs; read as many books as I [...]